Saat mendengar kata “Kaliurang”, apa yang pertama kali terlintas di benak Anda? Sebagian besar wisatawan mungkin akan memikirkan hawa dingin pegunungan, pemandangan Gunung Merapi, atau keseruan naik Jeep Lava Tour. Namun, tahukah Anda bahwa kawasan ini juga menyimpan pesona wisata budaya Kaliurang yang sangat kaya?
🌿 Penat dengan hiruk-pikuk kota?
Nikmati staycation tenang di Tzy-No Cottage. Kamar wangi, asri, dan jauh dari kebisingan.
Sejak zaman kolonial Belanda hingga masa kemerdekaan, lereng Merapi kerap menjadi lokasi peristirahatan favorit sekaligus saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah. Oleh karena itu, menyisipkan destinasi wisata budaya dan edukasi ke dalam itinerary liburan Anda adalah pilihan yang sangat cerdas.
Jika Anda menginginkan pengalaman liburan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga menambah wawasan, berikut adalah 3 rekomendasi wisata budaya dan sejarah di Kaliurang Sleman yang wajib Anda kunjungi:
1. Museum Ullen Sentalu
Berbicara tentang wisata budaya di Sleman, Museum Ullen Sentalu berada di kasta tertinggi. Museum ini dinobatkan sebagai salah satu museum terbaik di Indonesia. Berada di rimbunnya hutan Kaliurang, Ullen Sentalu menyimpan rahasia dan sejarah peradaban Kerajaan Mataram Islam, yang kini terbagi menjadi empat keraton di Solo dan Yogyakarta.
Berbeda dengan museum pada umumnya, Anda tidak diizinkan mengambil foto di sebagian besar area pameran. Hal ini bertujuan agar pengunjung bisa meresapi cerita yang disampaikan oleh pemandu (educator) mengenai koleksi batik, lukisan, dan surat-surat kuno keluarga keraton. Suasananya yang magis dan sejuk membuat kunjungan ke museum ini terasa seperti lorong waktu.
2. Museum Sisa Hartaku (Mini Museum Sisa Erupsi)
Jika Ullen Sentalu merekam sejarah manusia, Museum Sisa Hartaku merekam sejarah alam yang dahsyat. Tempat ini dulunya adalah rumah warga yang hancur diterjang awan panas (wedhus gembel) saat erupsi Gunung Merapi tahun 2010.
Sang pemilik rumah, Bapak Riyanto, mengumpulkan barang-barang miliknya yang tersisa—mulai dari kerangka sepeda motor, botol kaca yang meleleh, hingga jam dinding yang berhenti tepat pada saat kejadian—lalu memajangnya. Tempat ini kini menjadi wisata edukasi vulkanologi sekaligus monumen pengingat akan betapa kecilnya manusia di hadapan kekuatan alam.
3. Pesanggrahan Ngeksigondo & Dalem Kaliurang
Bagi para pecinta sejarah kemerdekaan Indonesia, kawasan Kaliurang menyimpan nilai historis yang penting. Pesanggrahan Ngeksigondo dulunya adalah tempat peristirahatan keluarga Keraton Yogyakarta.
Lebih dari itu, pada tahun 1948, tempat ini dan beberapa bangunan bersejarah lain di Kaliurang (seperti Wisma Kaliurang) menjadi lokasi berlangsungnya Perundingan Komisi Tiga Negara (KTN) antara Indonesia dan Belanda. Mengunjungi bangunan-bangunan bergaya arsitektur Indische ini akan membawa Anda menelusuri jejak diplomasi para pendiri bangsa.
Menjelajahi Sejarah Kaliurang, Menginap Nyaman di Tzy-No Cottage
Mengeksplorasi seluruh wisata budaya Kaliurang tentu membutuhkan waktu dan tenaga. Agar pengalaman wisata edukasi Anda maksimal, pastikan Anda menginap di akomodasi yang tenang dan dekat dengan lokasi-lokasi bersejarah tersebut.
Gathering & Company Retreat
Mulai dari paket menginap rombongan hingga aktivitas outdoor seru di area Pakem.
Konsultasi PaketBaca Juga Artikel Terkait
Tzy-No Cottage Yogyakarta yang terletak di gerbang Kaliurang (area Pakem) menawarkan penginapan bernuansa alam yang kental dengan sentuhan rustic. Akses dari Tzy-No menuju Museum Ullen Sentalu dan destinasi lainnya sangatlah dekat, hanya sekitar 10-15 menit berkendara.
Setelah lelah berkeliling museum, Anda bisa kembali ke cottage kami untuk bersantai. Kami menawarkan tipe Family B Cottage untuk liburan edukasi keluarga yang nyaman, serta Couple Cottage yang intim. Bagi Anda yang mengadakan acara rombongan kantor, kami juga memiliki fasilitas Private Meeting Room.
Lengkapi liburan Anda dengan harmoni alam dan budaya. Cek ketersediaan kamar di Tzy-No Cottage sekarang!
Apakah perlu reservasi sebelum ke Museum Ullen Sentalu?
Sangat disarankan. Karena setiap rombongan pengunjung harus didampingi oleh pemandu khusus (educator), melakukan reservasi tiket secara online akan menjamin Anda mendapatkan jadwal tur yang sesuai, terutama di akhir pekan.
Berapa lama waktu ideal untuk keliling Ullen Sentalu?
Tur di dalam museum bersama pemandu biasanya memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam. Setelah itu, Anda bisa bersantai di restoran museum (Beukenhof) yang bergaya kolonial.
Apakah Museum Sisa Hartaku gratis?
Museum Sisa Hartaku tidak memungut tiket masuk resmi, melainkan hanya kotak donasi sukarela. Namun, Anda perlu membayar tarif jika menggunakan jasa Jeep Lava Tour untuk menuju ke lokasi tersebut.
💼 Butuh Private Meeting Room?
Tzy-No Cottage menyediakan ruang meeting eksklusif dengan fasilitas lengkap. Privasi terjamin.
Cek Promo Meeting Room






Users Today : 9
Users Yesterday : 19
Users Last 30 days : 479
Who's Online : 0